Lensaone.id – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Jambi menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi pelajar di Kota Jambi, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Karunia Global School Kota Jambi ini diikuti oleh para pelajar dan guru dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Jambi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljhosa, serta dibuka secara resmi oleh Direktur Penguatan Kapasitas HAM MKPU, Giyanto.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jambi, Sukiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman HAM kepada generasi muda sejak dini.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai HAM di kalangan pelajar sangat penting agar mereka mampu berperan aktif dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran HAM di lingkungan sekitar.
“Di Provinsi Jambi, saat ini terdapat 10 titik program bantuan HAM, di mana dua di antaranya berada di kelurahan dalam Kota Jambi. Kami berharap dukungan semua pihak agar program ini terus berkembang dan mampu meminimalisir pelanggaran HAM,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Penguatan Kapasitas HAM MKPU, Giyanto, menegaskan bahwa pendidikan HAM merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda.
Ia juga mengungkapkan rencana pembentukan Komunitas Pelajar Pecinta Hak Asasi Manusia (KOPETA HAM) sebagai wadah bagi pelajar untuk berperan aktif dalam mengkampanyekan nilai-nilai HAM.
“Melalui KOPETA HAM, kita berharap pelajar dapat menjadi agen perubahan, khususnya dalam mengatasi persoalan seperti bullying dan pelanggaran hak lainnya di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljhosa, menyampaikan apresiasi terhadap program Kementerian HAM tersebut. Ia menyebut Pemerintah Kota Jambi siap mendukung penuh pelaksanaan program penguatan HAM di daerah.
Menurutnya, Kota Jambi sebagai wilayah yang heterogen membutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang menjunjung tinggi nilai-nilai HAM.
“Program ini akan kami sinkronkan bersama pihak kecamatan, kelurahan, RT, hingga sekolah. Kami juga akan melibatkan komunitas yang aktif mengkampanyekan anti-bullying agar program ini berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Reporter: Meric Lensaone.id)














