Lensaone.id – Komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan Program Kampung Bahagia 2026 terus diperkuat. Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, MKM, turun langsung membuka pelatihan fasilitasi sertifikasi tenaga kerja konstruksi, Rabu (29/04).
Pelatihan yang digelar di Aula Dinas PUPR Kota Jambi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kualitas pembangunan infrastruktur di tingkat RT, khususnya pekerjaan jalan lingkungan dan drainase.
Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh anggaran, tetapi juga kualitas sumber daya manusia di lapangan.
Berdasarkan evaluasi pilot project tahun 2025, tercatat sebanyak 212 usulan pembangunan fisik dari masyarakat, mulai dari jalan kecil hingga drainase lingkungan. Dari situ, Pemkot menilai perlunya penguatan kapasitas fasilitator agar setiap tahapan, mulai dari penyusunan proposal hingga pelaksanaan, berjalan sesuai standar.

“Fasilitator harus paham konstruksi. Dengan begitu, hasil gotong royong masyarakat dalam Program Kampung Bahagia benar-benar berkualitas dan berkelanjutan,” tegas Maulana.
Tahun 2026, program ini akan menjangkau 1.583 RT di Kota Jambi, dengan tahap awal menyasar 797 RT. Skala besar ini, menurut Maulana, membutuhkan kesiapan SDM yang mumpuni.
Ia pun mengingatkan peserta agar tidak sekadar mengikuti pelatihan, tetapi benar-benar menyerap ilmu yang diberikan.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini bekal penting untuk memastikan pembangunan di lingkungan masyarakat berjalan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra, menyebut pelatihan ini diikuti oleh 67 fasilitator yang akan terjun langsung mendampingi pelaksanaan program di lapangan.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi kunci agar pekerjaan masyarakat tidak hanya cepat selesai, tetapi juga sesuai spesifikasi teknis.
“Dengan fasilitator yang terlatih, kita ingin hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan bisa dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” pungkasnya.
(Reporter: Meric)







