LENSAONE.ID – BUNGO – Pemerintah Dusun (Pemdus) Pasar Rantau Embacang, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, memberikan klarifikasi terkait viralnya pemberitaan mengenai pasangan suami istri lanjut usia (lansia), Mat dan Rama, yang tinggal di sebuah balai kebun dan disebut tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Klarifikasi tersebut disampaikan pada Sabtu (13/6/2026). Menurut pihak pemerintah dusun, informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.
Pemerintah dusun menjelaskan bahwa Mat dan istrinya sebenarnya memiliki rumah yang berada di Kampung Danau Biru, Dusun Pasar Rantau Embacang. Selain itu, pasangan lansia tersebut juga telah menerima berbagai bantuan dari pemerintah, termasuk program bedah rumah pada tahun 2013, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), serta bantuan sosial lainnya.
“Ya, benar itu warga kami, Nek Mat dan istrinya Rama. Mereka memiliki rumah di Kampung Danau Biru. Namun karena adanya persoalan keluarga, di mana salah satu anak mereka diduga mengalami gangguan kejiwaan, sehingga kedua lansia tersebut memilih tinggal di balai kebun tempat mereka berkebun dan bertani,” ujar pihak Pemdus Pasar Rantau Embacang kepada Lensaone.id.
Pemerintah dusun juga menegaskan bahwa informasi yang menyebut pasangan lansia tersebut tidak memiliki rumah maupun tidak pernah menerima bantuan adalah tidak benar.
“Mereka sudah menerima berbagai bantuan, mulai dari BLT-DD, bantuan sosial, hingga program bedah rumah. Bahkan pada tahun ini mereka masih menerima bantuan BLT-DD. Karena itu, kami berharap masyarakat tidak mudah memviralkan informasi yang belum diketahui kebenarannya secara utuh,” lanjutnya.
Pihak pemerintah dusun menyatakan bahwa seluruh keterangan yang disampaikan berdasarkan data administrasi yang dimiliki pemerintah desa. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Bungo dan pihak terkait yang telah turun langsung melihat kondisi pasangan lansia tersebut.
Sementara itu, seorang warga Kampung Danau Biru yang enggan disebutkan namanya turut membenarkan bahwa Mat dan Rama merupakan warga setempat yang memang memiliki rumah.
“Benar, mereka adalah tetangga sekaligus keluarga kami. Mereka memiliki rumah, namun saat ini tinggal di kebun karena ada persoalan keluarga dengan anak-anak mereka. Rumah bantuan bedah rumah yang mereka terima saat ini ditempati oleh anak-anak mereka,” ujar warga tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa pasangan lansia tersebut selama ini telah menerima berbagai bentuk bantuan pemerintah.
“Setahu kami mereka sudah mendapatkan bantuan bedah rumah, BLT-DD, bantuan sosial, dan bantuan lainnya. Kami juga berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Nek Mat dan istrinya,” tutupnya.
(Reporter: Hendri)








