LENSAONE.ID – JAMBI – Sejumlah siswa SD Xaverius 1 Jambi bersiap membawa nama Kota Jambi ke kancah internasional melalui ajang World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Malaysia.
Para siswa tersebut secara resmi dilepas oleh Wali Kota Jambi dr. Maulana, MKM., dalam kegiatan yang digelar Yayasan Regina Pacis Jambi melalui SD Xaverius 1 Jambi di Aula SD Xaverius 1 Jambi, Senin (14/9/2026).
Kegiatan diawali sambutan Kepala SD Xaverius 1 Jambi, Romualdus Kaju, S.Fil., M.Pd. Ia menjelaskan, WICE 2026 merupakan kompetisi sekaligus pameran inovasi bertaraf internasional yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bersama SEGi University and Colleges, Malaysia.
Dalam ajang tersebut, para siswa SD Xaverius 1 Jambi akan memperkenalkan sejumlah karya inovatif yang memanfaatkan bahan alam dan limbah yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Salah satu inovasi yang diangkat adalah pemanfaatan kulit durian yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah. Melalui kreativitas siswa, kulit durian dikembangkan menjadi eco-pot yang memiliki nilai guna sekaligus mengusung konsep pemanfaatan limbah secara berkelanjutan.
Selain itu, siswa juga memanfaatkan kulit nanas untuk dikembangkan menjadi sejumlah produk, di antaranya sabun, filter, dan briket.
Inovasi lainnya menggunakan biji pinang, daun suji, serta bunga telang sebagai sumber pewarna alami. Bahan-bahan tersebut diolah menjadi pewarna yang dapat digunakan sebagai bahan dasar motif maupun cap pada kain batik.
Beragam karya tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di sekolah tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga mendorong siswa untuk mampu melihat potensi dari bahan yang selama ini dianggap tidak bernilai.
Wali Kota Jambi dr. Maulana, MKM., memberikan apresiasi atas kreativitas dan keberanian para siswa untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Ia juga mengapresiasi Yayasan Regina Pacis dan SD Xaverius 1 Jambi yang dinilai konsisten mendorong pendidikan berbasis kreativitas dan inovasi.
Menurut Maulana, pengenalan inovasi sejak usia sekolah memiliki manfaat yang luas. Selain menghasilkan karya, kreativitas anak juga dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya dunia pendidikan, untuk terus membangun kesadaran dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Program Green School yang dijalankan SD Xaverius 1 Jambi juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Jambi. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.
“Inovasi adalah bagaimana sesuatu yang sebelumnya tidak bernilai dapat menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat. Ke depan, inovasi-inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan,” ujar Maulana.
Keikutsertaan dalam WICE 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga kesempatan bagi siswa SD Xaverius 1 Jambi untuk menunjukkan bahwa ide kreatif yang lahir dari lingkungan sekolah di Kota Jambi mampu bersaing di tingkat internasional.
Kegiatan pelepasan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Ketua Yayasan Regina Pacis FMM Cabang Jambi Sr. Maria Goreti Ledeng, FMM, M.Pd., Kepala Kantor Perwakilan Yayasan Xaverius Palembang Wilayah Jambi-Kuala Tungkal C. Mujito, S.Pd., serta para suster FMM.
(Reporter: Meric)













