Kapolres Bungo Pimpin Langsung Operasi Penindakan PETI, 27 Mesin Dompeng Dimusnahkan, Pelaku Kabur Terlebih Dahulu

Lensaone.id – Bungo – Tim Satuan Tugas Penindakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Bungo kembali menggelar operasi penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal di sejumlah titik rawan. Operasi kali ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si., dengan melibatkan unsur lintas sektoral, termasuk TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi teknis terkait. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (17 Juli 2025).

 

Apel kesiapan digelar pukul 09.00 WIB di Lapangan Eks MTQ Baru, Desa Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di wilayah Kabupaten Bungo.

 

“Kita tidak main-main. Ini bentuk komitmen bersama untuk menghentikan kegiatan yang merusak alam dan membahayakan keselamatan warga,” tegas Kapolres.

 

Kapolres menjelaskan bahwa operasi dilakukan secara terbuka sebagai bentuk peringatan bagi para pelaku agar menghentikan aktivitas secara sukarela sebelum penindakan dilakukan.

 

“Razia PETI kali ini bersifat terbuka. Kita beri kesempatan kepada pelaku untuk menertibkan diri secara sukarela,” tambahnya.

 

Setelah apel, tim bergerak menuju Dusun Tanjung Menanti, Kecamatan Bathin II Babeko. Di lokasi ini, ditemukan tiga titik aktivitas tambang ilegal. Pada titik pertama terdapat 4 unit mesin dompeng di atas rakit, titik kedua 7 unit, dan titik ketiga 13 unit. Total 24 unit mesin dompeng dimusnahkan di lokasi ini.

 

Penindakan dilanjutkan ke sekitar area Alindo di dusun yang sama, dan ditemukan lagi 3 unit mesin dompeng. Dengan demikian, jumlah total mesin yang dimusnahkan dalam operasi ini mencapai 27 unit. Seluruh mesin dibakar di tempat sebagai tindakan tegas dan pencegahan agar tidak digunakan kembali.

 

“Penindakan ini bukan sekadar razia, tetapi juga pesan tegas bahwa kami tidak akan mentolerir praktik PETI di wilayah hukum Polres Bungo,” ujar Kapolres dengan tegas.

 

Operasi berlangsung hingga pukul 17.38 WIB dan ditutup dengan apel konsolidasi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kapolres menyampaikan apresiasi atas sinergi dan partisipasi aktif semua pihak, mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo, Kodim 0416/Bute, hingga dinas terkait.

 

Sebagai informasi tambahan, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono juga memimpin langsung penindakan aktivitas PETI di sekitar area Bandara Muara Bungo dalam operasi terpisah bersama Satgas PETI Kabupaten Bungo.

 

Operasi ini menunjukkan bahwa pemberantasan tambang ilegal di Kabupaten Bungo tidak hanya sekadar retorika, melainkan aksi nyata yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

 

Reporter: Hendri – Lensaone.id

Editor: Redaksi