LENSAONE.ID – Jambi – Suasana kegiatan belajar mengajar di SDN 118 Pematang Pulau, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, mendadak berubah mencekam pada Jumat (30/1/2026). Puluhan siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan massal usai mengonsumsi paket makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Insiden tersebut terjadi tidak lama setelah para siswa menyantap menu makan siang soto berisikan bihun ayam suwir dan sayur kol yang dugaan disediakan SPPG ke sekolah. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, keluhan mulai muncul sekitar satu hingga dua jam kemudian. Para siswa mengalami gejala seperti mual, pusing, hingga muntah-muntah, sehingga memicu kepanikan di lingkungan sekolah.
Dugaan Beberapa siswa dilaporkan harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut guna memastikan kondisi mereka stabil, namun sisi lain tampak kecemasan beberapa orang tua murid dan guru di karenakan peristiwa ini.
dari pantauan awak media yang berada di lokasi RSUD ahmad ripin kab Muaro Jambi para siswa di sambangi kepala dinas kesehatan dan beberapa staf dinas kesehatan, namun Balum dapat dimintai keterangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut. Aparat terkait diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk menelusuri proses pengolahan dan distribusi makanan program MBG, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat program Makan Bergizi Gratis merupakan program unggulan presiden Prabowo Subianto yang dirancang sebagai upaya peningkatan gizi dan kesehatan siswa, namun justru berujung pada insiden yang membahayakan keselamatan anak-anak.
Perlu evaluasi khusus dari pihak terkait agar program pemerintah ini tepat guna, bukan menjadi proyek asal-asalan untuk sekedar mengambil keuntungan.
(Reporter Meric Lensaone.id)












