Satgas PETI Bergerak , Dua Excavator Diamankan di Belakang SMAN 8 Rantau Pandan

LENSAONE.ID – Bungo – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Bungo kembali melakukan operasi penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, pada Rabu (04/03/2026) malam.

Operasi gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Satgas PETI II Kabupaten Bungo yang juga Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.A.P. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polres Bungo, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bungo.

Dalam operasi tersebut, tim menemukan dua unit alat berat jenis excavator yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI. Kedua alat berat itu masing-masing 1 unit excavator merek SANY 215 dan 1 unit excavator merek Sumitomo 215.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah peralatan pendukung aktivitas tambang ilegal, di antaranya puluhan galon BBM kosong, satu unit mesin dompeng, satu unit hasbuk beserta karpet, serta sekitar 50 meter selang (gabang).

Operasi penertiban ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas PETI yang berada di belakang gedung SMAN 8 Rantau Pandan, tepatnya di wilayah Dusun Rantau Duku.

Dari hasil operasi tersebut, dua unit alat berat yang dijadikan barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Satgas PETI II Kabupaten Bungo, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menindak tegas aktivitas pertambangan ilegal.

“Kami akan terus melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI di wilayah Kabupaten Bungo. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan penambangan ilegal karena selain melanggar hukum, juga berdampak buruk terhadap lingkungan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi peran masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kegiatan penertiban dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

(Reporter: Hendri)